Rabu, 14 Januari 2009

My Diary

Jakarta,12 Januari 2009

My DeaR dIaRy…

KeJadiaN ciNta tak bias ditebak dalam fikiran.Logika cinta bias dilandaskan atas saling kepercayaan.Tapi patah hati membuatku tak seMangat untuk menJalani hidup ini.

Merelakan seSeoRang untuk dilepas memang berat dilakukan.Kenyataan pahit yang harus diterima adaLah Dia buKan Untukku.

Tuhan tahu siapa milikku…

Tuhan tahu apa Gunaku…

Tuhan tahu kemana ku menuju…

Tuhan tahu apa maksudku…

Tuhan tahu hidupku yG belenGgu…

Tuhan tahu kebahagiaanku…

Tuhan tahu apa keinginanku…

Tuhan tahu kesediHanku..

Dan Tuhan tahu seGala sesuatu…

Tuhan tahu siapa ciNtaku…

Semakin hari,hari-hari yang kulalui semakin gelap.Tak ada tanda cahaya dalam kehidupan ini.Tuhan sedang mengujiku lewat seseorang.Aku akan bertahan semampuku…

Karna ku tahu ujianMU takan melampaui batas kekuatan manusia.

Aku harus sadar,hari0hari yang kulalui ini adalah cobaan..

Tiada keberhasilan yang diraih tanpa pengorbanan…

Dan pengorbanan itu melalui cobaan-cobaan yang diberikanTuhan kepadaku….

Jakarta,13 January 2009

Dear diary…

Dunia memang bayangan yang terus membuat manusia bercermin tanpa pasti.

Bayangan tersebut yang terus melakukan kesalahan.bayangan tersebut yang selalu menghantui manusia.

Yang selalu membuat manusia lupa bahwa lebih banyak hal yang lebih baik dari pada bercermin.

Dunia panggung sandiwara..

Dunia penggung asmara maya…

Dunia panggung tanpa penonton..

Hanya Allah yang tahu segalanya…

Dan Allah yang berhak menilai atas apa yang diciptakanNya….





Jakarta,14 january 2009

Dear Diary…

Demi Allah yang jiwaku berada ditanganNya,seSeorang tidak akan beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya seNdiRi.
Dan deMi Rasulullah yang setiap hari aku selalu bersalawat kepadanya..
Apakah seseorang yang dilahirkan dalam keadaan tidak sempurna boleh mengeluh atas dirinya???
Dan deMi hari yang terus berganti,kapankah kiranya akan berakhir….
Aku Rindu Tuhanku……
Aku Rindu Rasulullah…..
Aku rindu Orang Tuaku…
DeMi Allah yang DzatNya maha Tinggi…
Lihatlah hambaMu memohon tiada henti…
Atas diri ini dan ketidaksempurnaan ini yang terus membuatku terpuruk…
Aku rindu Tuhanku….




Jakarta,15 January 2009

Dear Diary,

Ada sUatu teMpat diMana waKtu kan berRhenti..
TeteSan air huJan takkan laGi membasaHi buMi..
PanaSnya MataHari taKkan Lagi meNyinari aLam ini..
Dirikupun beGitu,,,
TuHan seaKan beRkata hiDupku kiNi teLah Mati..
HaNya tiNggaL bayaNgan dan Luka
DuLu ku peRnah berMimPi menaNgisi ciNta yang tak perNah aku teMui..
Tapi DiRiku yaKin akan ada cinta yang Tuhan berikan uNtukku….
Dan karma ku yakin Tuhan takkan pernah mengingkaRi janJi…



Jakarta,16 January 2009

Dear Diary..

Hidup beGitu berarti untuk dijaLani…
Tapi perasaan hati berGanti dengan seiring berJalannya sang waktu…
Hati yang dulu mungkin berbeda dengan hati yang saat ini aku jalani....
Dulu ku mencintai dia...Tapi kini tLah berbeda...
Namun biarlah kusimpan keNangan orang-orang yang telah aku cintai dulu..
Dan sekarang akan tetap kujalani hidupku seperti air yang mengalir tanpa henti...
Hatiku yang sekarang mencintai dia yang tak pernah tahu dan kaPan kan ku ungkapkan perasaan ini...
Tapi dia yang kucinta tak pernah tahu bahwa aku ada untuknya dan selalu mendukungnya...
Terkadang aku malu terhadap diriku sendiri...
Cinta yang kumiliki tak pernah satupun aku ungkapkan....
Inilah kelemahanku...memendam rasa hanya karna ketakutan....
Tapi aku rasa aku lebih baik untuk memendam perasaan ini..


”Ya Tuhanku,janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri,Sesungguhnya Engkaulah pewaris yang paling baik.”

2 komentar:

  1. duuuh nda...lw tuh curhat,,,curhat ja...ga usah bawa2 nama Tuhan....Takuuuuttt.....

    BalasHapus
  2. adughhhh
    kasian banget seeehhhh

    sedih banget kayaknyaaa

    sbar yawww

    bener kata lo, Tuhan gak bakal ngash cobaan tanpa bisa di lewati,,,

    se X lagi semangat

    BalasHapus